MENINGKATKAN KAPABILITAS PROSES PADA SISTEM PENDUKUNG PENGAMBILAN KEPUTUSAN (DSS) MENGGUNAKAN COBIT 4.1

Dian Nurdiana

Abstract


Decision support system (DSS) merupakan sebuah sistem yang
berfungsi untuk memberikan rekomendasi dalam pengambilan
keputusan, oleh karena itu kemampuan atau kapabilitas dari sistem
harus bisa mendukung terhadap kebutuhan bisnis. UNIVERSITAS X
merupakan universitas yang sudah menggunakan sistem ini dalam
pengelolaan proses bisnis yang ada diorganisasi, namun dalam
pengelolaanya terdapat beberapa permasalahan yang dapet
mengganggu kinierja dari DSS tersebut. Oleh karena itu butuh sebuah
model yang bisa meningkatkan kapabilitas IT sehingga bisa
meningkatkan kinerja dari DSS tersebut. Model pengukuran COBIT 4.1
menggunakan metode Process Assessment Model merupakan salah
satu model yang digunakan untuk meningkatkan kapabilitas proses IT,
model ini mendukung penilaian kapabilitas kinerja tata kelola
teknologi informasi dengan menyediakan indikator sebagai pedoman
dalam interpretasi tujuan proses dan keluaran yang didefinisikan
dalam COBIT 4.1 dan atribut proses yang didefinisikan dalam ISO/IEC
15504 dengan pengukuran kapabilitas didasarkan pada sembilan
atribut proses, kesembilan atribut di atas terdapat dalam level-level
kapabilitas proses dan harus dipenuhi untuk mencapai suatu level.
Dari hasil penelitian ini didapatkan tingkat pencapain kapabilitas
proses pada DSS di UNIVERSITAS X, kemudian memberikan
rekomendasi untuk bisa menyelesaikan permasalahan yang sedang
dihadapi dan rekomendasi untuk meningkatkan level kapabilitas
proses berdasarkan COBIT 4.1 menggunakan metode Process
Assessment Model

Keywords


Decision Support System (DSS), Cobit 4.1, Assessment Model, Kapabiltias Proses

References


Amrul, Sadat S & Hardi, Enny. (2010).” Pengaruh Organizational

Learning Dan It Capability Terhadap Financial Performance”.

JAAI Volume 14 NO. 1, Juni 2010: 87-99

Bharadwaj AS. (2000).”A Resource-based Perspective on Information

Technology Capability and Firm Performance: An Empirical

Investigation”. MIS Quarterly, 24 (1), 169-196

British Standard: ISO/IEC 15504, Software Engineering – Process

Assessment, Part 2: Performing an Assessment, British

Standard, 2003.

British Standard: ISO/IEC 15504, Information Technology – Process

Assessment, Part 3: Guidance on Performing an Assessment,

British Standard, 2004.

Guldentops, E. (2003), “Maturity Measurement - First the Purpose,

Then the Method”, Information Systems Control Journal,

Vol. 4.

Hartanto, Indra Dwi & Tjahyanto, Aries.” Analisa Kesenjangan Tata

Kelola Teknologi Informasi Untuk Proses Pengelolaan Data

Menggunakan Cobit (Studi Kasus Badan Pemeriksa

Keuangan Republik Indonesia)”. Surabaya: Teknologi

Sepuluh Nopember.

ISACA, COBIT® Assessment Process (CAP): COBIT® 4.1 Process

Assessment Model, IL, USA: ISACA, 2011.

Isnaini, Herdita Fajar dkk. (2013). “Makalah Komputer dan Teknologi

Informasi Sistem Pendukung Keputusan”. Yogyakarta:

Universitas Negeri Yogyakarta.

King, W., dan Teo, T. (1996). “Key Dimensions of Facilitors and

Inhibitors for the Strategic Use of Information Technology”.

Journal of Management of Information Systems, 12 (4), 35-

Komalasari, Reny. (2011).” Pengukuran Keselarasan Tujuan Teknologi

Informasi Dan Tujuan Bisnis Universitas Narotama Surabaya

Ditinjau Dari Perspektif Proses Bisnis/Internal Menggunakan

Standar Cobit 4.1.”. Proposal Tugas Akhir terpublikasi.

Surabaya: Universitas Narotama.

Kothari, C.R. (2004). “Research Methodology: Methods and

Techniques”. New Delhi: New Age International (P) Ltd.,

Publishers.

Marina, Ade Putri & Kridanto, Surendro. (2012).”Perancangan Model

Kapabilitas Proses Pengelolaan Sumber Daya Teknologi

Informasi”. Volume 1, Number 2, Juli 2012 Jurnal Sarjana

Institut Teknologi Bandung Bidang Teknik Elektro dan

Informatika, Bandung : Institut Teknologi Bandung.

Renaud, Paul E. and Sonia D. Bot. (2012).” Enabling Process

Alignmentfor IT Entrepreneurship”.Chinese Proverb.

Richardson, VJ, Subramani, M, dan Zmud R.W. (2003).”Benefiting

from Information Technology Investments: the Role of IT

Conversion Capability”. Second Round Review at MIS

Quarterly.

Schreyögg, G & Kliesch-Eberl, M 2007, “How dynamic can

organizational capabilities be? Towards a dual-process

model of capability dynamization”, Strategic Management

Journal, vol. 28, no. 9, p. 913.

Suharsimi Arikunto. (2010).”Penelitian Tindakan untuk Guru, Kepala

Sekolah & Pengawas”. Yogyakarta: Aditya Media.

S. P. Duncan, “Making Sense of ISO 15504 (And SPICE),” 2002.

Teece, DJ, Pisano, G & Shuen, A 1997, “Dynamic capabilities and

strategic management”, Strategic Management Journal vol.

, no. 7, p. 509.

The IT Governance Institute, COBIT 4.1: Framework, Control

Objectives, Management Guidelines, Maturity Models, IL,

USA: IT Governance Institute, 2007.

Weill, Peter and Ross, Jeanne W. (2004), “IT Governance: How Top

Performers Manage IT Decision Rights for Superior Result”.

Harvard Business School Press, Boston.

Zhang, M., dan McCullough, J. (2002). “Effect of Learning and

Information Technology Capability on Business

Performance”. http://blake-montclair.edu


Comments on this article

View all comments
 |  Add comment